Ilustrasi kanker yang dimulai di paru-paru dan kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya ( Silahkan, Klik Tombol Play ( ▶️ ) untuk melihat isi video ilustrasi )
Tanggal 4 Februari 2025, merupakan salah satu Hari besar bidang Kesehatan yaitu peringatan Hari Kanker Sedunia dengan tema “United by Unique”, Disatukan oleh Keunikan , Setiap diagnosis kanker membawa cerita yang berbeda—tentang kesedihan, rasa sakit, perjuangan, kesembuhan, harapan, dan cinta. Oleh karena itu, kampanye / peringatan ini bertujuan untuk menciptakan sistem perawatan kanker yang lebih berpusat pada manusia, di mana pendekatan medis tidak hanya berfokus pada penyakit, tetapi juga pada kesejahteraan pasien secara menyeluruh.
Menurut data dari Pusat Observasi Global , pada tahun 2022, terdapat lebih dari 408.661 kasus kanker baru dan hampir 242.099 kematian di Indonesia. Jika tidak ada upaya pencegahan yang lebih baik, beban kanker diprediksi akan meningkat hingga lebih dari 70% yang tentu akan membebani sistem kesehatan masyarakat dan komunitas.
 |
Staf medis fasyankes milik Pemerintah, berperan menyukseskan program Cek Kesehatan Gratis ( CKG ) melalui penyuluhan terhadap pengunjung
|
|
Wakil Menteri Kesehatan, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD., Ph.D mengatakan ada harapan besar dalam upaya melawan kanker, bahkan telah terbukti hingga 50% kasus kanker dapat dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat, dan deteksi dini agar pengobatan memiliki tingkat keberhasilan yang jauh lebih tinggi.
Bahkan saat ini, di awal februari 2025, terdapat Program cek kesehatan gratis untuk masyarakat yang sedang berulang tahun dan merupakan salah satu program Quick Win Presiden Prabowo Subianto yang menyasar 280 juta masyarakat. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan bahwa pada kategori usia Dewasa dan Lansia, salah satunya akan di cek Resiko Kanker Payudara, kanker leher rahim , kanker paru, kanker usus besar. Sementara pada semua kategori usia , ada jenis cek Kesehatan yang hampir sama pada ; status gizi, merokok, tingkat aktivitas fisik, tekanan darah, risiko penyakit tuberculosis.